kepegawaian

Penerimaan Kunjungan Benchmarking Peserta Diklat PIM IV Angkatan XXXVI Prov Kalimantan Selatan

Penerimaan Kunjungan Benchmarking Peserta Diklat PIM IV Angkatan XXXVI Prov Kalimantan Selatan

| Jumat, 26 April 2019 - 14:59:15 WIB | dibaca: 2858 pembaca

BKPPD Kota Kediri pada hari Jumat tanggal 26 April 2019 bertempat di Ruang Kilisuci Pemerintah Kota Kediri, BKPPD telah menerima Rombongan BENCHMARKING Peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXVI Lingkup BPSDMD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2019, kunjungan ini bertujuan Sebagai Salah Satu Kegiatan Pembelajaran Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, Sesuai Dengan Peraturan Kepala LAN RI Nomor  20 Tahun  2015, Pelaksanaan Diklatpim TK. IV Pola Baru Dengan Kurikulum Mata Diklat BECHMARKING Yang Menggunakan Metode Kunjungan Lapangan untuk Membekali Peserta Secara Langsung.  Dengan Kemampuan Mengadopsi dan Mengadaptasi Keunggulan Organisasi Yang Memiliki BEST PRACTICE.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2019 telah mengagendakan Kegiatan BECHMARKING di Kota Kediri Mulai Tanggal 25 S/D 26 April 2019 Dengan Lokus Yang Dikunjungi :


BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA;

BAGIAN PEMERINTAHAN.

 

BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

Beberapa Waktu Yang Lalu Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Kota Kediri Mendapat Kepercayaan Besar Dengan Status Sebagai Percontohan Nasional. Sistem Yang Diberlakukan Pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) ini Dijadikan Pusat Keunggulan (Center Of Excellence) Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah. Hal itu juga berdasarkan penilaian yang dilakukan LKPP bekerja sama dengan MCA-Indonesia.

ULP Kota Kediri dianggap memenuhi indikator penilaian yaitu pelatihan pengadaan dan pelatihan kepemimpinan managerial dari tingkat dasar, menengah hingga spesialis.

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Kediri dinilai telah memiliki Karakter Strategis, Kolaboratif, Berorientasi Kinerja, Proaktif dan Melakukan Perbaikan Berkelanjutan Di Bidang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah  Melalui Pelayanan Yang Transparan, Dan Akuntabel.

BAGIAN PEMERINTAHAN

Pada Tahun 2015 Pemerintah Kota Kediri Meluncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat/ Prodamas yang Merupakan Janji Politik Dari Walikota Abdullah Abu Bakar Dan Wakil Walikota Lilik Muhibah. Dalam Program Ini Pemkot Mengucurkan Dana Sebesar Rp. 50 Juta kepada masing-masing RT Per Tahun. Dengan Komposisi 60% Untuk Pembangunan Fisik, 40% Sosial Ekonomi Dengan Tujuan untuk menumbuh kembangkan, menggerakan prakarsa dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Masyarakat Kota Kediri perlu berbangga, karena mulai Tahun 2020 pemerintah kota kediri akan memberlakukan prodamas plus, yaitu dengan meningkatkan anggaran menjadi 100 juta per Rt.